 |
| Gunung Bromo |
Sungguh pemandangan yang luar biasa, pendakian gunung pertama gue selama ini. Dan Bromo membayarnya dengan sangat pantas. Sejuknya udara, hangatnya terbit mentari, dan asrinya pemandangan di Taman Nasional Bromo Tengger Semeru merupakan hal yang teramat istimewa buat gue.
 |
| Sunrise at Bromo |
Selain karena perjalanan menuju penanjakan yang cukup mencekam ( berangkat tengah malam lewat Nongkojajar ), dinginnya udara juga menjadi tantangan tersendiri buat gue. Tapi, semua itu gak percuma karena gue bener-bener menikmati perjalanan kali ini.
Yaa... meskipun saat itu gue gak bisa ngelihat sunrise dari penanjakan utama karena Pak SBY mau "main" ke Bromo keesokan harinya ( ketemu pas gue balik ). Dalem hati sih kesel banget dah, tapi gak papa lah pikir gue yang penting kan udah nginjekin kaki di Bromo. Terpaksa gue cuma bisa menikmati sunrise dari penanjakan yang lainnya. Dan ternyata pemandangannya juga udah cukup membuat gue speechless waktu itu.
 |
| Rombongan Pak SBY |
Habis nikmatin sunrise dari penanjakan (King Kong Hill), gue langsung turun menuju kawah. Yap, lagi-lagi medan terjal harus gue lalui untuk sampai ke kawah. Kemiringan jalan saat itu sekitar 45 derajat dan lumayan bikin gue merinding karena di tepi jalan ada jurang.
 |
Front Of The Jeep
|
Pemandangan pertama yang terlihat setelah menuruni jalan terjal adalah kawasan Gunung Batok. Gunung yang berada di samping kawah Bromo. Pemandangan di sini gak kalah keren dengan pemandangan dari penanjakan. Matahari pagi yang baru terbit, kabut tipis yang telah menyelimuti, serta hamparan pasir yang sangat luas memberikan sensasi tersendiri ketika pertama kali menginjakan kaki di sini.
 |
| Looking For Sunrise |
 |
| Jeep Bromo |
Nyampe ke kawah sekitar pukul 07.30 dan suhu sudah mulai menghangat. Beruntungnya, waktu itu asap belerang yang keluar dari kawah gak begitu banyak, jadi gak ada nyium bau belerang.
 |
| Kawah Bromo |
Setelah puas menikmati pemandangan di sekitar kawah, gue akhirnya balik dengan kondisi capek dan ngantuk.
Sekian dulu cerita pengalaman gue ke Bromo, semoga pendakian selanjutnya bisa lebih epic...
Perjalanan pertama gue setelah nginjakin kaki di Malang. Pulau sempu, menjadi destinasi yang gue pilih bareng temen-temen kampus untuk ngisi waktu liburan semester satu dulu. Awalnya bingung, apaan sih yang keren dari
pulau sempu ? Tapi, pertanyaan itu gue simpan dan gue cari sendiri di sana.
Perjalanan menuju pulau sempu memakan waktu sekitar 5 jam terhitung dari kota Malang. Rinciannya adalah 3 jam dari kota malang ke pantai sendang biru, 30 menit nyeberang ke pulaunya, dan 1 jam nyeker menuju segara anakan.
Pantai Sendang Biru
On the boat
On the boat
On the boat
Perjalanan kaki
Perjalanan yang terasa lama dan beratpun akhirnya terbayarkan dengan pemandangan yang disuguhkan. Benar-benar hal yang luar biasa dan belum pernah saya temukan sebelumnya.
Temen Ane
Camp di Segara Anakan
Pict dari tepi jurang
Sunset dari tepi jurang
Sunset dari tepi jurang
Setelah ngabisin satu malam di pulau sempu, gue dapat ngasih saran buat para traveller yang ingin bepergian ke Pulau Sempu, yaitu bawalah persediaan air mineral yang cukup karena di sana cuma ada air asin.